Kamis, 21 April 2016

BUPATI KARANGASEM I GUSTI AYU MAS SUMATRI RESMIKAN BANK SAMPAH SENTRAL AMLAPURA

BLH KARANGASEM - Dalam upaya mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, serta mendukung program bebas(0%) daerah kumuh, salah satunya dengan mendorong peran aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah sampah sebagaimana tersirat dalam Permen Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan 3R (Reduce=mengurangi, Reuse=memanfaatkan kembali dan Recycle=daur ulang) melalui Bank Sampah. Bank Sampah Sentral Amlapura yang berlokasi di Jalan Diponegoro, depan Tugu Pahlawan Amlapura ini diresmikan pengoperasiannya oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Jumat 22/4 di Lokasi Bank Sampah Sentral Amlapura. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Kasdim Karangasem, para Staf Ahli, Pusat pengendalian Pembangunan Ekorigion Bali & Nusra, Kepala SKPD, Camat se Kabupaten Karangasem, Pimpinan PT BPD Bali Cab. Karangasem, Direktur Bank Sampah Sentral Amlapura beserta pengurus serta PT. Enviro pallets.

 Tujuan dari Pembentukan Bank Sampah ini adalah mendorong terbentuknya pengelolaan sampah secara mandiri melalui pembentukan manajemen bank sampah unit di tingkat sekolah, SKPD, pasar serta lingkungan perumahan terkecil. Menurut Kepala BLH Kab. Karangasem I Komang Agus Sukasena,S.IP MAP , sejak dimulai ujicoba per tanggal 15 Maret 2016, bank sampah sentral amlapura telah memiliki keanggotaan sebanyak 600 nasabah perorangan serta 23 nasabah kelompok/ bank sampah unit dari lingkungan SKPD dan sekolah. Adapun limbah sampah anorganik yang sudah tercatat ditampung sebanyak 2.517 kg atau senilai 2,5 Juta Rupiah, limbah sampah tersebut sudah dibangun kerjasama dengan pihak ketiga diantaranya Enviropallets.



 Peresmian Bank Sampah Sentral Amlapura ini ditandai dengan pemotongan pita pertanda mulai beroperasinya Bank Sampah ini. Dalam sambutannya Bupati Mas Sumatri mengatakan Bank Sampah merupakan salah satu strategi dalam upaya mengembangkan dan membangun keperdulian masyarakat agar dapat "berkawan" dengan sampah. Untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah maka bank sampah harus diintegrasikan dengan gerakan 3R, sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi namun juga pembangunan lingkungan bersih, hijau dan sehat, imbuhnya.

 Pada kesempatan ini Mas Sumatri mengimbau kepada segenap komponen masyarakat untuk ikut berpartisifasi aktif menjadi anggota bank sampah baik di lingkungan perkantoran, sekolah dan perumahan, sehingga budaya pemilahan sampah bisa terwujud serta persoalan sampah bisa teratasi mulai dari sumbernya. Bupati juga menyerahkan kendaraan operasional pengangkut sampah yang diterima Penjabat Perbekel Desa Culik, serta menyerahkan 1 unit leptop kepada bank sampah sentral amlapura dan lebih lanjut Bupati Karangasem I Gusti Mas Ayu Sumatri meninjau tempat dan operasional Bank Sampah Sentral Amlapura.

0 komentar:

Posting Komentar